KULIAH S-1 SEKALIGUS BISA HAFAL QUR’AN ? STIQ AL-MULTAZAM JAWABANNYA
KULIAH S-1 SEKALIGUS BISA HAFAL QUR’AN ?
STIQ AL-MULTAZAM JAWABANNYA
Pernahkah
Anda mengalami ini?
Setelah lulus di jenjang SMA, anak SMA biasanya kadang minder
untuk apa yang akan dilakukan setelah lulus dari sekolah nanti. Ada yang
berniat kerja di perusahaan, berbisnis, kuliah, mondok dan lain-lain. Tapi
semuanya menjadi tidak pasti, ketika banyak pilihan yang kita inginkan.
Termasuk saya juga seperti itu. Kemudian, apakah Anda tahu, apa yang Saya pilih
setelah lulus SMA?
Semua menjadi terasa komplit saat Saya tak perlu lagi hanya satu
rutinitas saja yang dilakukan. Yakni pilih kuliah dan menghafal al-Qur’an.
Awalnya sempet ragu dan kurang percaya untuk menghafal al-Qur’an sambil
kuliah. Tapi Alhamdulillah lama kelamaan menjadi terbiasa dan bisa menghafal
al-Qur’an.
Tujuan pertama setelah lulus SMA yaitu kuliah. Sempet ikut program masuk perguruan tinggi, seperti SNMPTN, SBMPTN, UMPTN. Tapi qadarullah, Allah belum mengizinkan masuk ke perguruan tinggi yang diinginkan. Seolah-olah seperti tidak ada harapan lagi. Akhirnya mencoba mencari informasi dari berbagai hal, seperti dari teman, media sosial, media berita dan lain-lain. Saat itu ketemu 2 instansi yang berbeda, yang pertama pondok pesantren Sulamainiyah berbasis tahfidz dengan program 2 tahun dan yang kedua STIQ Al-Multazam jenjang S1 plus ada program tahfidznya juga.
Tentunya saya bingung. Karena saat itu, saya pun ingin memantapkan memiliki hafalan al-Qur'an yang hanya tidak sekadar dapat juz 30 saja. Tetapi memiliki hafalan 30 juz. masyaa Allah. Bukan hal mudah memang untuk menghafal hingga 30 juz. Yang terpikirkan saat itu adalah saya bisa hafal al-Qur'an dan kuliah dalam waktu yang bersamaan, sehingga saya punya efektif waktu selama 4 tahun bisa mendapat hal itu semua dan tak perlu lagi masuk program khusus.
Alhamdulillah saya beranikan diri daftar ke STIQ Al-Multazam, kemudian tiba saatnya untuk tes tulis dan tes tahfidznya. Saya lalui semuanya dengan lancar alhamdulillah. Walaupun lancar, tetap saja rasa deg-degan sering menyelimuti mental ini. Keluarlah hasil tes setelah 3 hari kemudian, hanya ada rasa harap tidak harap karena semuanya diserahkan kepada Allah SWT. Setelah mencari nama saya di papan pengumuman, alhamdulillah nama saya tercantum disana.lulus. Lalu saya ikuti segala macam kegiatan dan acara hingga sekarang.
Banyak sekali hal luar biasa, pengalaman-pengalaman selama di STIQ Al-Multazam. Lingkungannya mendukung sekali dalam belajar, suasana kondusif dan asatidznya ramah dan luar biasa. Dan pastinya setiap masuk ke perguruan tinggi sebagai mahasiswa baru, ada yang namanya ospek. Pengenalan dengan STIQ Al-Multazam dan ta'aruf dengan seluruf SDM.
Kadang STIQ AL-Multazam mengundang tamu yang hebat untuk mengisi stadium general di akhir pekan dari bumi pertiwi dan pernah juga mengundang dari luar negeri.
Tak hanya kegiatan formal saja, ada juga kegiatan non formal yang keren yang pernah saya alami, seperti kegiatan kebersamaan, kegiatan dari BEM, kegiatan sosial dan masih banyak lagi.
Gimana ?? :D
Kemudian ada yang bertanya, apa sih itu STIQ Al-Multazam?
Sekolah tinggi yang fokus terhadap keilmuaan Al-Qur’an, yang memiliki motto yaitu "Menjadi Sarjana Ahlul Qur'an untuk Dunia".
STIQ Al-Multazam diresmikan dengan SK Dirjen Pendidikan Islam KEMENAG RI Nomor 3691 Tanggal 11 Juli 2017. Saat ini lokasi STIQ Al-Multazam terdapat dua kampus, yaitu Kampus Putra yang berlokasi di Linggarjati, Kec. Cilimus, Kab. Kuningan, Jawa Barat 45556. Dan Kampus Putri berada di Desa Maniskidul, Kec. Jalaksana, Kab. Kuningan, Jawa Barat 45554.
Disini, tidak hanya sekadar kuliah saja lalu mendapat gelar S1, namun kita bisa mendapat hafalan Qur’an 30 Juz dan bersanad. Insyaa Allah
Terus, bagaimana
cara daftar ke STIQ Al-Multazam?
Ayo
segera daftar sebelum tanggal 26 Juni 2021. klik link dibawah ini untuk pendaftaran
:
http://stiqalmultazam.siakad.net/pmb
kunjungi
website : http://stiq-almultazam.ac.id
Youtube
: https://www.youtube.com/c/STIQAlMultazamOfficial



Gada Poto lah, komenlah punyaku
ReplyDeleteMantapppp akhiiiii
ReplyDeletemengkomen
ReplyDelete